Selasa, 03 Juni 2008

Proyek Pemikiran dan Politik Orientalis, Missionaris dan Kolonialis (ORIMIK) II

Oleh karena itu, proyek-proyek pemikiran barat harus dibuka secara lebar-lebar dan dibongkar dengan segala macam yang merusak kita. Karena ini adalah sesuatu yang baru, maka hal ini tidak nampak dan seringkali diremehkan.

Memahami Model Pembelajaran Pemikiran Barat

Orientalisme pada masa lalu sampai sekarang ini begitu gigih belajar pemikiran Islam agar mengetahui titik lemah Islam. Mereka mempelajari bahasa arab, Islam, fikih, dan lain sebagainya tak lain mempunyai misi yang merusak Islam.

Ingat kisah Napoleon Bonaparte yang mengirim 2 buah pasukan kapal untuk memerangi mesir. Ya !!! Napoleon mengirim satu buah kapal berisi tentara dan satu buah kapal berisi pemikir-pemikir intelektual. Pertanyaannya ??? Ada apa dengan pengiriman pemikir-pemikir tersebut ke Mesir? Kenapa tidak dikirim 2 buah pasukan kapal yang berisi seluruh tentara perang??? –jawabannya ada di artikel sebelumnya tentang ORIMIK.

Saat ini, di Indonesia berdiri NAMRU yang merupakan badan intelijen asing berkedok riset yang terletak di Jakarta.. Dan anehnya, mereka tidak meminta apapun kepada pemerintah Indonesia. Mereka hanya meminta kekebalan hukum di Indonesia. Ada apa ini ??? Fahmi Dahlan pernah menyebutkan, bahwa NAMRU adalah kuda Troya Imperialisme.

Jangan pernah kita bersilat lidah, bahwa sekarang ini adalah peradaban yang menolak agama. Otoritas agama tidak boleh dibawa-bawa dalam kehidupan. Dampak dari ini adalah dibawanya Umat Islam ke ide yang merupakan nenek moyangnya sekuler, yakni demokrasi. Bahkan, parahnya!!!Mereka menerimanya dengan antusias. Sepakat dengan demokrasi adalah suatu keberhasilan ORIMIK dalam menjajah kaum muslimin secara pemikiran.



Kondisi fakta melahirkan pemikiran. Jadi, seharusnya umat Muslim wajib merujuk pada wahyu. Menolak wahyu dan menggunakan empiris adalah senafas.

Dalam pemikiran mereka demokrasi wajib di terapkan dalam kehidupan mereka. Karena pada masa sejarah mereka sebelumnya mereka mengalami penindasan , misalnya wanita diam aja dirumah, upeti-upeti yang dibebankan rakyat begitu besar, kaum kerajaan dan pendeta menjadi kaum yang terhormat, menaati tanpa harus tahu konsep tentang trinitas, kekayaan hanya menjadi istimewa pada kaum pendeta dan kaum kerajaan. Dalam hal ini, mereka ditindas secara nyata oleh pemikiran-pemikiran gereja. Ditindas dengan taklid buta untuk patuh sepenuhnya dengan agama mereka.


Pendeta-pendeta menumpuk harta, wanita di kekang kebebasannya, persoalan terhadap trinitas, dan banyak persoalan lainnya adalah masalah-masalah yang akan meledakkan demokrasi sebagai kedaulatan rakyat, sehingga agama tidak boleh menjadi otoritas dalam kehidupan.

Plato mengusung ide ini ke publik dari konteks historis mereka. Jadi pemikiran mereka yakni demokrasi adalah pemikiran lokal. Jadi, dalam hal ini Demokrasi adalah sejarah eropa. Sementara Islam tidak mempunyai masalah terhadap hak-hak wanita, kebebasan yang bersyari’at, apalagi masalah tentang eksistensi Tuhan. Permasalahannya adalah kenapa kita mengambilnya sebagai yang mengatur kehidupan kita.


Mungkin kesalahan kita adalah khilaf dalam mengambil ide-ide diluar Islam tanpa melihat latar belakang sejarahnya. Mengambil pemikiran tanpa mengetahui latar belakanng sosio historisnya adalah keliru.

Memperjuangkan Islam !!!

Kalo ingin mengubah dan memperjuangkan Islam agar diterapkan ditengah-tengah masyarakat maka perlu dibangun tradisi pemikiran. Karena dari situlah, bangkitnya seseorang. Bangkitnya Islam, ketika pengembannya dapat mengetahui secara jelas mana pemikiran Islam dan mana pemikiran kufur.

Sekarang masalah keyakinan, kita mampu menaklukkan tradisi pemikiran-pemikiran Barat. Seperti layaknya pemikir-pemikir Islam seperti :Jabal At-Thariq ,Ibnu Bathutah, Al-khawarizmi, dll...

Memperjuangkannya harus serius, seserius Negara kita dijajah oleh Asing. Ust. Tindyo pernah berkata perusahaan Free Port di Papua begitu serius mereka mengeruk SDA Indonesia di papua. Mereka serius dalam menjajah kita dengan serius terhadap masalah waktu, serius terhadap pengelolaan teknologi dalam eksplorasi, serius dalam menyiapkan UU yang berguna mengokohkan keberadaan mereka di Papua.

Mari kita buka lebar-lebar pemikiran jahat Barat, agar umat sadar bahwa mereka dijajah dengan konspirasi terselubung.AYO!!! Bangkitnya Umat Islam,karena keseriusan pengemban dakwah Islam dalam memperjuangkannya...

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by ArchitecturesDesign.Com Beautiful Architecture Homes